pulpotomi

(more…)

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

Mempertahankan tubuh tetap dalam keadaan sehat adalah sasaran yang harus dicapai oleh setiap praktisi medis, demikian halnya juga dengan dokter gigi. Dalam melaksanakan pelayanan medis, dokter gigi harus mencegah atau menahan proses penyakit serta mengembalikan bagian gigi yang hilang. Seringkali kedua sasaran tersebut dicapai dengan pembuatan suatu tumpatan sederhana (restorasi).

Gigi adalah organ yang vital, karena itu harus dirawat dengan penuh pertimbangan bila memerlukan prosedur-prosedur operatif. Kebanyakan pasien yang datang untuk mendapat perawatan gigi sangat mementingkan nilai estetik dari gigi-geliginya, terutama pada gigi-gigi anterior sulung maupun tetap. Hal tersebut penting sebagai pertimbangan dalam pemilihan bahan tumpatan yang digunakan. Bahan restorasi harus semirip mungkin dengan substansi gigi asli yang digantikan. Hal ini dikarenakan gigi-gigi ini akan terlihat selama pergerakan fungsional yang normal.

Gigi desidu, sulung atau seperti yang sering disebut sehari-hari gigi susu, mempunyai masa hidup yang relatif singkat. Sebelumnya akhirnya gigi tersebut tanggal (lepas) untuk diganti dengan gigi-geligi tetap. Biasanya ia terjadi antara umur 6 sampai 13 tahun. Oleh sebab itu, karies pada gigi sulung harus dirawat guna mencegah hilangnya gigi tersebut sebelum waktunya

Nilai estetik pada restorasi gigi-gigi anterior dapat dicapai dengan menggunakan bahan tumpatan seperti GIC atau semen ionomer kaca,. Penggunaan bahan restorasi GIC memang memberi warna mirip gigi sehingga baik digunakan pada gigi anterior. Pada tulisan ini akan menjelaskan mengenai tumpatan gigi anterior sulung dengan menggunakan bahan GIC (semen ionomer kaca).

BAB II

PEMBAHASAN

 

 

  1. A.    Gigi sulung

Gigi desidu, sulung atau seperti yang sering disebut sehari-hari gigi susu, mempunyai masa hiup yang relatif singkat dan akhirnya ia tanggal (lepas) untuk diganti dengan gigi-geligi tetap. Biasanya ia terjadi antara umur 6 sampai 13 tahun. Gigi insisivus dan kaninus susu mempunyai gigi penganti tetap, tetapi gigi molar pertama dan kedua susu digantikan masing-masing oleh gigi premolar pertama dan kedua

Gigi susu lebih sedikit dari pada gigi-geligi tetap dengan jumlah keseluruhan gigi-geligi atas 10 dan gigi-geligi bawah 10. Gigi-geligi susu mempunyai beberapa perbedaan penting dalam morfologi, komposisi, ukuran, warna, dan sebagainya. Perbedaan tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Secara keseluruhan gigi-geligi susu lebih kecil dari pada gigi-geligi tetap
  2. Enamel (email) gigi-geligi susu lebih putih dan lebih guram, yang menyebabkan mahkota gigi susu berwarna lebih muda dari pada gigi-geligi tetap.
  3. Enamel gigi susu lebih permeabel dan lebih mudah terabrasi. Derajat permeabilitas berkurang setelah akar mulai di resorbsi
  4. Kedalaman enamel lebih konsisten dan lebih tipis dari pada gigi tetap
  5. Mahkota gigi-geligi depan susu membulat, dengan cingulum labial yang menonjol
  6. Akar gigi susu lebih pendek, kurang kuat dan lebih muda warnanya dari pada akar gigi tetap
  7. Ruang pulpa gigi susu lebih besar dari pada gigi tetap, dengan tanduk pulpa yang menonjol dan lebih mengikuti morfologi luar gigi
  8. Saluran akar gigi susu lebih halus
  9. Gigi-geligi susu terdiri dari 20 gigi, sedangkan gigi-geligi tetap terdiri dari 32 gigi.

Gambar 1. Perbedaan morfologi gigi sulung dan tetap

  1. B.     GIC

Glass Ionomer Cement (GIC) merupakan salah satu jenis bahan yang biasanya digunakan dalam kedokteran gigi sebagai bahan tumpatan dan semen perekat. Bahan ini berdasarkan pada reaksi bubuk kaca silikat dan asam polialkenoat yang merupakan tambahan dari golongan dental semen berbasis air dan terdiri dari silicate cement, zinc phospate cement dan zinc polycarboxylate cement. Glass ionomer konvensional terdiri dari fluoroaluminosilicate glass, biasanya dalam garam stronsium atau kalsium dan cairan asam polialkenoat, sebagai contoh poliakrilik, maleat, itakonik dan asam trikarbalilik. Bahan konvensional dibuat dengan reaksi unsur asam antara cairan asam dan bubuk dasar.

Beberapa kasus karies yang menggunakan bahan tumpatan glass ionomer cement yaitu: karies yang menyerang permukaan serviks gigi yang disebabkan oleh abrasi (yang menurut klasifikasi G.V. Black termasuk lesi kelas V), karies yang terdapat pada akar, karies yang menyerang permukaan aproksimal gigi-gigi anterior (yang menurut klasifikasi G.V. Black termasuk lesi kelas III) dan penutupan pit atau fisur (fissure sealant ).

Adapun keunggulan dari bahan restorasi GIC (glass ionomer cement) antara lain:

  1. Mempunyai kekuatan kompresi yang tinggi.
  2. Bersifat adhesi.
  3. Tidak iritatif.
  4. Mengandung fluor sehingga mampu melepaskan bahan fluor untuk mencegah karies lebih lanjut.
  5. Mempunyai sifat penyebaran panas yang sedikit.
  6. Daya larut yang rendah.
  7. Bersifat translusent atau tembus cahaya.
  8. Perlekatan bahan ini secara fisika dan kimiawi terhadap jaringan dentin dan email.

 

Disamping itu, glass ionomer cement juga bersifat biokompatibilitas, yaitu menunjukkan efek biologis yang baik terhadap struktur jaringan gigi dan pulpa. Kelebihan lain dari bahan ini yaitu glass ionomer cement mempunyai sifat anti bakteri.

 

EVALUASI KLINIS GLASS IONOMER CEMENT

Glass ionomer cement (GIC) telah menjadi subjek dari berbagai penelitian dalam kaitannya dengan pelaksanaan klinisnya.

  1. Adhesi

Glass ionomer cement merupakan bahan restorasi yang ideal untuk lesi servikal non-karies karena sifat adesifnya dan beban restorasi akhirnya yang tidak berarti. Oleh karena itu terdapat sejumlah penelitian pada sifat glass-ionomer pada lesi-lesi tertentu. Kebanyakan lesi servikal non karies bukan merupakan undercut yang terpisah dan retensi dari restorasi tergantung pada adhesi yang efektif antara bahan dan dentin.

Karena banyak resin modified glass-ionomer cements yang diperkenalkan saat ini, hanya penelitian yang dilakukan dalam waktu yang singkat yang berlaku. Pada umumnya, rata-rata retensi sama tinggi dengan glass-ionomer konvensional. Tetapi beberapa bahan telah menunjukkan masalah dengan mempertimbangkan stabilitas warna. Akan tetapi resin modified glass-ionomer telah berkembang dengan kestabilan sifatnya sejak beberapa tahun yang lalu.

Resin modified glass-ionomer cement dapat juga digunakan sebagai lapisan adesif untuk retensi resin komposit dengan cara yang sama dengan penggunaan dentine bonding agent.

  1. Penghambatan Karies

GIC melepaskan fluoride yang awalnya pada tingkat yang tinggi, kemudian menurun setelah beberapa hari menjadi tingkatan rendah yang cocok selama bertahun-tahun. Percobaan pelepasan fluoride seluruhnya menyatakan bahwa glass-ionomer memiliki insiden terjadinya sekunder karies yang rendah. Tetapi hanya sedikit penelitian klinis yang memenuhi kebutuhan suatu percobaan dengan rancangan yang tepat untuk memutus aktivitas antikariogenik dari glass-ionomer. Percobaan-percobaan yang dipublikasikan tersebut meragukan, sebagian menyatakan keuntungan glass-ionomer cement pada pencegahan karies sekunder dan yang lain menyatakan tidak ada keuntungan.

  1. Efek pada Karies Dentin

Karies dentin dapat dibagi ke dalam dua zona; zona yang paling dekat dengan pulpa yang disebut sebagai ’inner carious’ atau ’affected dentine’ dan zona yang paling dekat dengan rongga mulut disebut ’outer carious’ atau ’infected dentine’. Zona-zona ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Dentin yang terpengaruh memiliki sedikit atau bahkan tidak ada bakteri, warna coklat-hitam dan mengandung kolagen. Oleh karena itu dentin yang demikian dapat diremineralisasi karena berisi kolagen utuh yang berperan sebagai pendukung bagi endapan hidroksiapatit.

Dalam perbedaannya dentin yang terinfeksi memiliki muatan bakteri yang lebih berat, kolagen yang terdegradasi, memiliki penampilan batas kuning-coklat, basah dan tidak dapat teremineralisasi. Untuk mengikuti prinsip intervensi minimum preparasi kavitas, dentin yang terpengaruh dapat ditinggalkan pada tempatnya dengan potensial untuk remineralisasi di bawah pengaruh glass ionomer cement. Beberapa publikasi telah melakukan investigasi kemampuan GIC untuk meningkatkan remineralisasi dentin yang terpengaruh.

  1.  Fissure Sealant

Pada awalnya salah satu yang direkomendasikan untuk penggunaan glass-ionomer cement adalah sebagai bahan fissure sealant. Fisur membutuhkan paling sedikit perluasan 100 μm untuk mencapai penetrasi semen dan melindunginya dari beban oklusal. Pada keadaan dimana fisur berdiameter lebih kecil dari 100 μm direkomendasikan untuk membuka fisur agar diperoleh penetrasi sealant. Beberapa studi klinis telah mengidentifikasi masalah retensi fissure sealant glass-ionomer. Cara tradisional untuk mendapatkan penampilan fissure sealant pada percobaan klinis adalah dengan bahan retensi. Beberapa penelitian telah melaporkan bahwa fissure sealant glass ionomer akan hilang dari fisur dalam beberapa bulan setelah aplikasi, akan tetapi pada penggunaan teknik impression ditemukan bahwa glass-ionomer cement akan ditahan pada kedalaman fisur. Hal ini menjelaskan penemuan efek glass-  ionomer cement yang umumnya sama dimana sealant yang berbasis resin mencegah karies fisur sehingga resin sealant lebih tahan dalam beberapa tahun.

  1. Gigi desidui

Glass-ionomer cement telah mendapatkan penelitian intensif sebagai bahan restorasi untuk gigi desidui. Beberapa penelitian telah dilakukan terus menerus pada bahan konvensional yang asli dengan bahan yang dimodifikasi resin. Pada umumnya hasil yang diperoleh tidak memuaskan khususnya pada kavitas aproksimal dimana semen relatif tidak mendukung. Karena kerapuhannya, glass-ionomer cement membutuhkan pendukung di sekeliling struktur gigi sehingga penampilannya lebih baik pada permukaan kavitas dengan permukaan tunggal dibandingkan dengan kavitas dengan berbagai permukaan.

 

  1. Teknik Atraumatic Restorative Treatment (ART)

Glass ionomer cement merupakan bahan pilihan pada teknik perawatan Atraumatic Restorative Treatment (ART). Beberapa percobaan klinis ART yang telah dipublikasikan menunjukkan bahwa rata-rata ketahanan GIC dapat dibandingkan dengan dental amalgam. Beberapa kesimpulan yang telah diambil dari banyak penelitian tentang ART termasuk pengaruh usia pasien, pengaruh operator, restorasi pada permukaan tunggal lebih baik daripada restorasi dengan berbagai permukaan,

terdapat nyeri dan ketidaknyamanan yang minimal, sering tidak membutuhkan anestesi, keefektifan biaya mirip dengan amalgam, dibutuhkan evaluasi teknik pada pasien dengan rampan karies.

  1. C.    Restorasi GIC kelas III untuk gigi sulung anterior

Pada dasarnya restorasi GIC kelas III untuk gigi sulung anterior sama dengan gigi tetap ada umunya. Namun harus diperhatikan bentuk morfologi struktur gigi sulung. Beberapa gigi sulung menunjukkan kemiripan dengan gigi permanen penggantinya. Beberapa perbedaan anatomi perlu diperhatikan sebelum melakukan restorasi, pertimbangan anatomi gigi sulung adalah sebagai berikut.

RESTORASI KLAS III

 

Lesi akibat karies terdapat pada permukaan proksimal pada gigi anterior sulung sering dijumpai di daerah kontak dan hal ini menunjukkan keadaan karies yang aktif. Anak dengan lesi tersebut memerlukan suatu tindakan pencegahan yang efektif. Bila setelah pembuangan jaringan karies tampak kedalaman karies belum mengenai dentin dan tidak melibatkan bagian insisal, maka dapat ditumpat dengan teknik restorasi klas III konvensional. Bahan tumpatan yang dipilih adalah bahan tumpatan sewarna dengan sistem ikatan.

 

            Restorasi kelas III GIC

Alat yang diperlukan: hand piece, bur (seperti bur diamond, stone bur, bur sikat dan rubber cup), pinset, ekskavator, burnisher, spatula, glass slab. Sedangkan bahannya adalah bahan restorasi GIC (Fuji IX)

Cara Preparasi Kavitas

  1. Tentukan batas garis luar kavitas
  2. Untuk mendapat akses ke dentin yang terkena karies. Jika gigi tetangga masih ada maka dilakukan dengan bur tungsten carbide atau bur intan dengan kecepatan tinggi melalui ridge tepi email dan aspek palatal (gambar 2).
  3. Dinding labial sebaiknya dipertahankan
  4. Perluasan dinding email dipermukaan palatal ke arah palatal, insisal maupun gingival dilakukan dengan bur bulat kecil.
  5. Retensi (groove stabilisasi) dibuat dengan bur bulat kecil ke arah gingival dan insisal
  6. Kavitas siap untuk ditumpat (gambar 3).

restorasi GIC pada gigi sulung anterior

Gabr 2. Akses lesi melalui palatal       Gambar 3. Kavitas siap ditumpat

 

 

Gambar 4. Preparasi kelas III

Cara Pengisian Kavitas

Pengisian Glass Ionomer Cement (GIC)

  1. Kavitas dibersihkan dengan menggunakan dentin kondisioner selama 30 detik, kemudian dicuci dengan air dan dikeringkan dan semprotan udara (tidak boleh terlalu kering
  2. Sisipkan celluloid strip diantara gigi.
  3. Campur GIC (Fuji IX) sesuai dengan petunjuk pabrik (harus selesai dalam waktu 30 detik).
  4. Letakkan GIC pada kavitas dengan plastis instrument yang datar, perhatikan jangan sampai ada bagian yang kurang.
  5. Lingkari celluloid strip pada gigi dan tahan di tempatnya. Buang kelebihan GIC yang keluar, strip ditahan sampai GIC mengeras.
  6. Varnish sesegera mungkin, pembuangan GIC yang berlebihan dilakukan dengan stone bur.
  7. Varnish tumpatannya.

 

Pemolesan Glass Ionomer Cement (GIC)

Pada kunjungan berikutnya penghalusan akhir bisa dilakukan dengan menggunakan bur batu putih (white stone), bur tungsten carbide dan karet abrasif dengan kecepatan rendah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN

 

 

Berdasarkan hasil pembahasan pada bab sebelumnya dapat diambil beberapa kesimpulan, diantaranya adalah :

  1. Pada dasarnya penanganan karies kelas III klasifikasi G. V Black pada gigi sulung sama dengan pada gigi permanen, namun ada perbedaan-perbedaan antara keduanya yang harus jadi pertimbangan
  2. GIC adalah salah satu bahan tumpatan untuk gigi anterior yang dapat digunakan untuk gigi anterior sulung maupun permanen. Hal tersebut dikarenakan GIC memiliki beberapa keunggulan dibanding dengan bahan tumpatan lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

 

  1. Baum l. Buku ajar ilmu konservasi gigi. Ed. 3. Jakarta : EGC. 1997
  2. Van beek. Morfologi gigi, penuntun bergambar. Ed. 2. Jakarta : EGC. 1996
  3. Aswal D. Penuntun praktikum operatif dentistry. Medan : USU Press. 2011
  4. Batubara F. klasifikasi dan evaluasi klinis GIC. Medan : USU Press.2011
  5. Dalimunthe F. pertimbangan yang mendasari segi estetik estetik pada tumpatan komposit gigi anterior. Medan : USU Press. 2002

 

Galian kabel fiber optic


Proyek masuknya kabel optik di beberapa daerah di Indonesia oleh beberapa provider komunikasi mendapat reaksi yang beragam. Pembangunan instalasi kabel jaringan tersebut dilakukan dengan menggali tanah sepanjang bahu jalan protokol dengan kedalam tertentu. Pada beberapa kota besar di Indonesia proyek galian ini kerap bermasalah mulai dari perizinan hingga keluhan dari masyarakat pengguna jalan. Bagi para pengguna jalan pasti kerap melihat genangan air ketika hujan dan kumpulan debu pada waktu kemarau akibat timbunan tanah galian yang dibuat seadanya oleh pekerja galian di bahu jalan yang kita lalui. Belum lagi kemacetan yang terjadi akibat ulah dari galian yang ditinggal begitu saja tanpa ada tindak lanjut. Kebersihan jalan raya yang kita lalui pun terkadang jadi korban. Hal tersebut diperparah apabila ada perusahaan lain yang akan memasangkan jaringan kabel bawah tanah sehingga dilakukan penggalian lagi.

Kabel fiber optik ditanam di jalan salah satu alasannya karena kabel ini mahal dan rawan kecurian serta lebih baik di dalam tanah sepanjang jalan dari pada harus menambah jumlah tumpah tindihnya kabel  yang melintang diatas tiang2. Sudah semestinya dilakukan pengawasan dan monitoring dari pihak terkait demi kenyamanan bersama. Bagaimanapun juga pembangunan adalah penting tapi harus memperhatikan beberapa aspek seperti kenyamanan dan keselamatan bersama.
2013-04-15 15.19.56

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2013-04-15 15.13.38

 

2013-04-15 15.15.10

Apa tujuan hidup kita ?

Inspiratif…

Seuntai mutiara nan maha luhur, sehatkan hati, segarkan ruhani, raih kehidupan imani.

tujuan hidupbismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, teringat nasehat Almarhum guru saya ” jika kamu punya 2 pilihan jalan 10 km, pilihan A,  9 km itu jalan yang terjal dan hancur sedangkan 1 km itu jalan yang mulus, dengan satu lagi 9 km itu jalan yang mulus, sedangkan 1 km itu jalan yang hancur, berlubang penuh rintangan, apa yang akan kamu pilih…??

pertanyaan ini bukan sekedar pertanyaan biasa, pertanyaan ini mengandung filosofi makna yang luas, jika kita tahu penekanan kata pembentuknya dan hakekat dari pertanyaan itu, pasti dengan pemikiran yang tepat kita akan menjawab pertanyaan tersebut dengan baik ?

seandenya kamu saya hadapkan pada pertanyaan itu apa yang akan kamu pilih duhai sahabatku ?

jalan A atau jalan  B ?

adakah yang mau jawab dan menjelaskan ?

sebuah kisah semoga bisa menjawab apa yang saya pertanyakan…

Alkisah pada suatu kala, seorang pria muda sedang berjalan di sebuah tempat untuk mencari harta…

View original post 2,795 more words

Banjir di Manado dan kondisi masyarakat

Indonesia adalah negara yang berada pada garis khatulistiwa, yang terbagi menjadi 2 musim yakni musim kemarau dan musim penghujan. Musim kemarau berkisar antara bulan april sampai oktober sedangkan musim penghujan antara bulan oktober sampai april, dalam setahun dua musim tersebut saling bergantian. Pergantian musim tersebut dikibatkan oeh perubahan arah angin. Idealnya angin cenderung bergerak ke tempat yang suhunya lebih panas, dan udara yang bergerak di sebut angin. Pada bulan april sampai oktober angin bergerak dari benua Australia ke benua Asia melewati samudra Hindia yang relative kecil sehingga uap air yang dibawa tidak sampai jatuh kedaerah Indonesia. Sebaiknya pada bulan oktober sampai april angin bergerak dari benua Asia ke benua Australia melewati samura pasifik yang luas sehingga membawa uap air yang jatuh di kawasan Indonesia. Pada waktu-waktu tersebut curah hujan pada beberapa daerah meningkat.

Badan meteologi dan geofisika sering mengeluarkan ramalan cuaca untuk kota-kota di Indonesia. Curah hujan di beberapa daerah pada waktu tertentu berbeda-beda. Curah hujan yang banyak menjadi salah satu sebab terjadinya bencana banjir. Air adalah sumber kehidupan akan tetapi dalam jumlah yang banyak tentu lain lagi ceritanya,,hehehe

Banjir merupakan salah satu dari sekian banyak masalah di beberapa kota di Negara ini, tidak terkecuali di Manado, Sulawesi Utara. Hujan semalaman (17/2/2013) mengakibatkan banjir di 6 kecamatan yang ada. Berikut adalah foto hasal jeretan saya yang diambil sewaktu banjir melanda kota Manado.ImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImage

BULAN KESEHATAN GIGI NASIONAL 2012 DI MANADO, SULAWESI UTARA

Pada penghujung tahun 2012 PT. Unilever diwakilkan brand merek pepsodent berkerjasama dengan PDGI dan juga AFDOKGI menyelenggarakan bulan kesehatan gigi nasional (BKGN) yang diadakan pertama kali di Manado, Sulawesi Utara. Berikut adalah tanya jawab yang berisikan informasi mengenai BKGN 2012.

Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2012

Pertanyaan

Apa itu BKGN ?

Jawaban

BKGN adalah bulan kesehatan gigi nasional, program yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia. BKGN merupakan hasil kolaborasi Pepsodent dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Nasional (AFDOKGI)

Pertanyaan

Apakah tujuan diadakannya BKGN ?

Jawaban

Untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia melalui program edukasi berkesinambungan sekaligus pemeriksaan gigi gratis. Dengan adanya program edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, melalui kebiasaan baik menyikat gigi 2 kali sehari (pagi setelah sarapan dan sebelum tidur) serta rutin periksa ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.

Pertanyaan

Bagaimana awal mula terbentuknya BKGN ?

Jawaban

Bulan kesehatan gigi nasional dicanangkan pada bulan juni 2010, dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama PB PDGI dengan AFDOKGI dengan Unilever pada 24 juni 2010. Kemudian berlanjut ke tahun 2011 dan 2012.

Pertanyaan

Kapan BKGN pertama kali diselenggarakan ?

Jawaban

30 juni 2010 di kota Yogyakarta, kemudian mulai tahun 2011, BKGN diresmikan setiap 12 september yang merupakan worl health day. Di kesempatan peresmian BKGN 2011 di Bandung, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia telah mencanangkan 12 september sebagai hari kesehatan gigi dan mulut nasional.

Peresmian BKGN 2012 diadakan di kota Denpasar, yang juga momen peringatan hari kesehatan gigi dan mulut nasional. Peresmian BKGN 2012 diadakan di kota Denpasar, yang juga momen peringatan hari kesehatan gigi dan mulut nasional yang kedua. Presiden FDI world dental  federation, Dr. Orlando monteiro da silva turut menghadiri acara tersebut

Pertanyaan

Pelayanan apa saja yang diberikan dalam BKGN ?

Jawaban

Pelayanan kesehatan gigi yang diberikan pada masyarakat meliputi pemeriksaan gigi gratis serta perawatan berupa

–          Penambalan sederhana yang tidak melibatkan perawatan syaraf gigi

–          Pancabutan tanpa komplikasi gigi sulung atau gigi tetap

–          Pembersihan karang gigi

–          Perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi fluoride atau fissure sealant

 

Pertanyaan

Apakah selain di FKG RSGM, BKGN juga diadakan di tempat lain ?

Jawaban

Unilever dalam hal ini Pepsodent berkerja sama dengan sejumlah PDGI cabang yang bertindak sebagai penyelenggara. Tahun 2011 lalu terdapat 7 kota PDGI cabang dan kini meningkat menjadi 10 kota PDGI cabang.

 

Pertanyaan

Apa perbedaan dari penyelenggara BKGN 2012 dengan tahun 2010 dan 2011 ?

Jawaban

Pada BKGN 2010 ada 13 fakultas kedokteran gigi yang ikut berpartisipasi, yaitu:

  1. Univ. Gadjah Mada
  2. Univ. Muhammadiyah
  3. Univ. Prof. Dr. Moestopo beragam
  4. Univ. Trisakti
  5. Univ. Indonesia
  6. Univ. Padjajaran
  7. Univ. Jember
  8. Univ. Airlangga
  9. Univ. Hang tuah
  10. Univ. Mahasaraswati
  11. Univ. Baiturrahmah
  12. Univ. Sumatera utara
  13. Univ. Hasanuddin

BKGN 2011 menambah kerjasama dengan 1 fakultas kedokteran gigi

  1. Univ. Sam Ratulangi

Kemudian pada BKGN 2012 menambah 1 lagi fakultas kedokteran gigi

  1. Univ. Syiah Kuala

 

Pertanyaan

Bagaimana perkembangan mengenai jumlah peserta dari tahun ke tahun ?

Jawaban

Jumlah pengunjung pada tahun 2010 adalah sekitar 20.000 peserta dan pada tahun 2011 mencapai 40.000 peserta

 

Pertanyaan

Siapa sajakah tenaga kerja kesehatan gigi yang terlibat dalam BKGN ini ?

Jawaban

  1. Dokter gigi
  2. Mahasiswa kedokteran gigi
  3. Perawat gigi

informasi PDGI klik disini1346916936

5 gerakan penghematan BBM oleh SBY

5 gerakan penghematan bbm
Wah tidak terasa yah masa pemerintahan SBY dengan kabinet Indonesia bersatu jilid 2 akan segera berakhir. Dua periode SBY menjadi orang nomor satu di negeri ini tentu banyak hal yang sudah dilewati. Tulisan ini akan memaparkan beberapa kebijakan pemerintahan SBY sebagai respon terhadap kondisi ekonomi dunia yang mengalami resesi. Sekitar awal bulan mei 2012, Negara-negara Eropa dihantam badai ekonomi yang mengakibatkan krisis di bidang tersebut. Hal itu tentu mempengaruhi perekonomian dunia, apalagi di jaman sekarang ini mau tidak mau kejadian pada suatu daerah/ Negara lain dapat mempengaruhi keadan di daerah lain.
Krisis global yang sedang melanda dunia jelas turut berpengaruh terhadap kondisi ekonomi bangsa yang sedang berusaha membangun ini. Dalam perkembangan selanjutnya Indonesia ternyata mampu bertahan dalam kondisi yang tidak stabil ini. Namun diperlukan berbagai daya untuk tetap survive dalam keadaan yang serba tidak menentu seperti ini, hal tersebut membuat pemerintah mengambil beberapa kebijakan untuk menyelamatkan kondisi ekonomi dalam negri
BBM merupakan bagian yang paling banyak mendapatkan perhatian karena dianggap sangat vital. Hal tersebut lebih dikarenakan akibat dari harga minyak mentah dunia yang cenderung naik dari waktu ke waktu. Harga BBM juga berdampak pada harga barang dan jasa Berdasarkan data di lapangan Subsidi bbm pada tahun 2010 saja mencapai 140 T sedangkan pada tahun 2011 naik hingga mencapai 256 T. Jumlah dana sebesar itu apabila bisa dihemat tentu bisa dialokasikan untuk hal-hal lain yang lebih penting
Ini dia gebrakan dari presiden yang dibacakan pada tanggal 29 mei 2012 tentunya perlu didukung oleh segenap bangsa Indonesia guna kemajuan bersama.

1. Pertama pengendalian sistem distribusi di setiap SPBU, dengan kemajuan teknologi yang sudah ada. Setiap kendaraan akan didata elektronik. Setiap mengisi BBM maka jumlah BBM yang dibeli akan tercatat secara otomatis pembelian setiap harinya. Agar konsumsi BBM subsidi dapat dikendalikan secara transparan dan tepat sasaran.
“Ingat BBM subsidi hanya bagi mereka yang berhak. Jumlahnya harus tepat, harus dicegah kebocoran dan penyimpangan yang merugikan negara. Pertamina akan menjaga pasokan sesuai kuota daerah, sekaligus menyediakan BBM non subsidi,” seru SBY.
2. Melarang BBM subsidi untuk kendaraan pemerintah dan BUMN. Dengan stiker khusus bagi kendaraan yang dilarang.
“Jajaran pemrintah dan BUMN harus beri contoh. Agar subsidi benar-benar tepat sasaran,” ujar SBY
3. Pelarangan BBM subsidi untuk kendaraan perkebunan dan pertambangan dengan stiker.
“Penugasan kepada BPH Migas bekerjasama dengan aparat penegak hukum. Harus ada kontrol ketat di daerah-daerah industri. Pertamina akan menambah SPBU BBM non subsidi di lokasi industri,” kata SBY

4. Konversi BBM ke BBG untuk transportasi. Pengalihan ini harus menjadi program utama nasional sebagai upaya mengurangi ketergantungan BBM.
“Tahun ini akan dibangun 33 SPBG dan 8 SPBG untuk revitalisasi. Tahun ini akan dibagi 15 ribu converter kit, untuk angkot. Efektivitasnya dirasakan pada 2013 mendatang,” katanya.
5. Penghematan listrik dan air di kantor-kantor pemerintahan BUMN dan BUMD serta penerangan jalan yang diberlakukan Juni 2012.
“Pimpinan instansi dan lembaga terkait harus bertanggung jawab. Pada 2008/2009 lalu saat kondisi relatif sama, gerakan penghematan berjalan sangat sukses. Kita berhasil menurunkan signifikan,” katanya.
Kita tunggu saja bagamana perkembangan kebijakan pemerintah ini yang pasti diperlukan peran aktif segenap masyarakat agar nantinya sudah tidak ada lagi celah bagi mereka yang kerap mencari keuntungan dengan cara yang salah menyangkut BBM….